Minggu, 07 Oktober 2012



Krisis
BI Terbitkan Buku Antisipasi Krisis
Penulis : Hasanuddin Aco | Kamis, 10 Juni 2010 | 17:01 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
JAKARTA, KOMPAS.com  - Bank Indonesia (BI) secara resmi memperkenalkan sebuah bukupengantar antisipasi krisis ekonomi berjudul "Kajian Stabilitas Keuangan" (KSK).
Buku setebal 100 halaman itu berisi empat bab terdiri atas kondisi makro ekonomi dan sektor riil, sektor keuangan, infrastruktur keuangan dan mitigasi risiko, dan prospek sistem keuangan Indonesia.
Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad dalam pengantar buku itu mengatakan perekonomian dunia sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan namun demikian krisis global masih belum sepenuhnya berakhir.
Bahkan, lanjut dia, dalam beberapa waktu terakhir dunia internasional muncul masalah baru antara lain krisis fiskal diYunani.
Dijelaskan gejolak yang terjadi pada perekonomian internasional bisa segera menjalar dan berpengaruh ke perekonomian Indonesia. "Karenaitu kewaspadaan tinggi sektor keuagan perlu djaga dan dipertahankan," katanya.
Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan BI Womboh Santoso mengatakan semua mengenai kondisi sistem perekonomian khususnya kondisi terakhir sistem keuangan dan prediksi ke depan diperlihatkan dalam buku ini. "Ini cara kita untuk melakukan surveilance. Untuk melakukan analisis dan melihat apa yang perlu diwaspadai ke depan. Kita lihat makro ekonomi. Sejauh mana dan nilai tukar tidak membahayakan," katanya.
Dalam buku ini dijelaskan sejumlah data dan fakta terutama mengenai kondisi perbankan tanah air seperti kasus fraud pada kartu ATM dan ATM/Debet, mitigasi risiko kartu kredit, pendanaan dan risiko likuiditas, pasar uang antar bank (PUAB), permodalan, pasar modal, kinerja asuransi, dan sebagainya. Buku ini tidak diperjualbelikan namun hanya digunakan untuk kajian akademis.